World Food Safety Day 2026 :  Keamanan Pangan Dimulai dari Kompetensi Personel

World Food Safety Day 2026 : Keamanan Pangan Dimulai dari Kompetensi Personel

Setiap bulan Juni, dunia memperingati World Food Safety Day sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran dan aksi nyata dalam mewujudkan pangan yang aman. Pada tahun 2026, tema global yang diangkat adalah “From burden to solutions – safe food everywhere.”

Tema ini mengingatkan bahwa keamanan pangan tidak seharusnya hanya dipandang sebagai beban regulasi, beban audit, atau kewajiban administratif. Keamanan pangan perlu menjadi solusi nyata untuk melindungi konsumen, memperkuat kepercayaan publik, dan meningkatkan daya saing sektor pangan.

Untuk mewujudkan safe food everywhere, sistem keamanan pangan saja tidak cukup. Penerapan GMP, CPPOB, HACCP, higiene sanitasi, maupun sistem manajemen keamanan pangan hanya akan efektif apabila dijalankan oleh personel yang kompeten sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya.

Personel pangan memiliki peran penting di setiap titik rantai pangan, mulai dari produksi, pengolahan, penyimpanan, distribusi, penyajian, hingga pengawasan. Setiap peran membutuhkan pemahaman, keterampilan, dan sikap kerja yang tepat agar risiko keamanan pangan dapat dikendalikan secara konsisten.

Di sinilah kompetensi personel menjadi bagian penting dari solusi. Personel yang kompeten tidak hanya menjalankan prosedur, tetapi juga memahami alasan di balik setiap tindakan, mampu mengenali potensi risiko, melakukan koreksi sesuai kewenangan, serta mendukung terbentuknya budaya keamanan pangan di tempat kerja.

Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu cara untuk memastikan bahwa personel telah dinilai berdasarkan standar kompetensi yang berlaku. Sertifikasi kompetensi bukan sekadar dokumen administratif, melainkan proses pembuktian bahwa seseorang memiliki kemampuan kerja yang sesuai dengan kebutuhan jabatan, sistem keamanan pangan yang diterapkan, dan risiko pada sektor pangan tempatnya bekerja.

Sebagai pioneer sertifikasi kompetensi keamanan pangan di Indonesia, LSP JMKP mendukung penguatan kompetensi sumber daya manusia pangan melalui skema sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan rantai pangan from farm to table. Sertifikasi kompetensi dilaksanakan secara objektif, profesional, dan tetap menjaga prinsip ketidakberpihakan.

Momentum World Food Safety Day 2026 menjadi ajakan bagi industri, UMKM pangan, lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, asosiasi, dan seluruh pelaku sektor pangan untuk mulai memetakan kebutuhan kompetensi personel. Karena pangan aman tidak hanya lahir dari sistem yang tertulis, tetapi dari personel yang mampu menjalankan sistem tersebut dengan benar.

Dari beban menjadi solusi. Dari sistem menjadi tindakan. Dari prosedur menjadi budaya. Keamanan pangan dimulai dari personel yang kompeten.

 

Back to blog